Jokowi Ditelpone 3 Kepala Negara Soal Eksekusi Mati



 Presiden Joko Widodo mengakui ditelepon oleh tiga kepala negara berkenaan eksekusi mati beberapa terpidana di Indonesia. Walau sekian, Jokowi tak menuturkan detil apa yang ia bicarakan dengan tiga kepala negara itu.

Jokowi cuma mengungkap bahwa salah satu kepala negara yang menghubunginya yaitu Presiden Brasil Dilma Rousseff. Ia menyampaikan, Dilma menghubunginya saat sebelum terjadinya insiden ditolaknya surat keyakinan Duta Besar Indonesia untuk Brasil, Toto Riyanto.

" Iya. Permasalahan hukuman mati ada telephone dari Presiden Brasil. Presiden Perancis tempo hari juga (menelepon), lalu dari Belanda juga, " kata Jokowi, di Istana Merdeka,

Presiden Brasil Dilma Rousseff tunda dengan cara mendadak penyerahan credential Duta Besar RI untuk Brasil pada Toto. Pembatalan penyerahan itu berlangsung ketika Toto telah ada di Istana Kepresidenan berbarengan dubes-dubes lain. (Baca : Kemenlu Memprotes Keras Penolakan Dubes RI oleh Presiden Brasil)

Hal semacam ini berlangsung di dalam pertentangan eksekusi seseorang warga Brasil di Indonesia serta gagasan hukuman mati warga ke-2 kurun waktu dekat. Dari enam terpidana yang dieksekusi mati pada Januari lantas, ada warga negara Brasil bernama Marco Archer.

Disamping itu, satu warga Brasil dijadwalkan dieksekusi mati di Indonesia atas basic pelanggaran hukum yang sama. (Baca : Indonesia Tidak Usah Kembalikan Dubes Toto bila Brasil Tidak Minta Maaf)

Presiden Jokowi tak dapat terima aksi Dilma. Presiden memberikan instruksi Toto kembali ke Tanah Air. (Baca : Jokowi Anggap Insiden di Brasil Permasalahan Besar masalah Kehormatan Negara)

" Permasalahan Brasil mengapa saya tarik (dubes) lantaran ini yaitu permasalahan kehormatan negara, kehormatan bangsa. Mengapa saya tarik? Lantaran buat saya itu permasalahan besar, " kata Jokowi.

Jokowi mengakui dianya tidak bisa terima saat sistem hukum yang berlaku di Indonesia diintervensi oleh negara lain. Untuk Jokowi, hukum positif di Indonesia mesti dihargai oleh seluruhnya pihak.

" Janganlah ada yang intervensi permasalahan eksekusi mati karenanya yaitu kedaulatan hukum kita, kedaulatan politik kita, " katanya.

Related Posts:

0 Response to "Jokowi Ditelpone 3 Kepala Negara Soal Eksekusi Mati "

Post a Comment